Detail Cantuman Kembali

XML

daya dukung parameter oseanografi untuk budidaya ikan kerapu menggunakan keramba jaring apung (KJA) di pasir putih kabupaten situbondo, jawa timur


Salah satu potensi ekspor terbesar di daerah Pasir Putih Kabupaten Situbondo (Jawa Timur) adalah budidaya ikan kerapu, akibatnya di daerah tersebut sering mengalami kelangkaan ikan. Kelangkaan tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan teknologi keramba jaring apung (KJA). Penggunaan KJA perlu didukung oleh parameter oseanografi (kualitas air) yang sesuai dengan syarat hidup ikan kerapu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter oseanografi dan daya dukung perairan untuk budidaya ikan kerapu menggunakan KJA. Metode yang digunakan adalah analisis kesesuaian dan daya dukung perairan. Parameter diperlukan, yaitu: kedalaman, kecepatan arus, Dissolved Oxygen (DO), kecerahan, temperatur, salinitas, pH, fosfat, dan nitrat. Data tersebut dianalisis untuk mengetahui kesesuaian perairan dan daya dukung perairan. Hasil analisis parameter oseanografi menunjukkan bahwa parameter salinitas, temperatur, dan pH sesuai, sedangkan untuk parameter DO (stasiun 2, 4, dan 7) dan kecerahan (stasiun 3, 5, dan 7) tidak sesuai. Kecepatan arus pada seluruh lokasi tergolong lemah dan tidak sesuai baku mutu. Berdasarkan analisis kesesuaian perairan mempunyai dua kategori untuk budidaya ikan kerapu, yaitu: cukup sesuai dengan luas area 1,46 ha dan sesuai marginal dengan luas area 36,19 ha. Demikian daya dukung perairan pada area cukup sesuai 0,29 ha (45 unit), dan sesuai marginal 7,23 ha (1.130 unit).
624.23.19 Put d
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2023
Surabaya
xi, 57 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...